Kunjungan Studi Banding IPDN Sulawesi Utara

Pada tanggal 10 April 2026, Program Studi Demografi dan Pencatatan Sipil Universitas Sebelas Maret menerima kunjungan studi banding dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan keilmuan kependudukan dan administrasi pencatatan sipil di Indonesia.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh jajaran dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa dari IPDN. Rombongan disambut secara resmi oleh pimpinan program studi beserta civitas akademika. Dalam sambutannya, pihak tuan rumah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan IPDN dalam menjadikan Program Studi Demografi dan Pencatatan Sipil sebagai mitra belajar dan berbagi praktik baik (best practices).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan profil program studi, meliputi kurikulum, capaian pembelajaran lulusan, kegiatan tridharma perguruan tinggi, serta berbagai inovasi layanan akademik yang telah dikembangkan. Selain itu, turut disampaikan pengalaman dalam mendukung implementasi kebijakan administrasi kependudukan, termasuk pemanfaatan data kependudukan dalam perencanaan pembangunan dan pelayanan publik.

Diskusi interaktif menjadi bagian penting dalam kunjungan ini, di mana kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai tantangan dan peluang dalam pengelolaan administrasi kependudukan di era digital. Topik yang dibahas antara lain penguatan identitas kependudukan digital, peningkatan cakupan dokumen kependudukan, serta strategi pelayanan inklusif bagi kelompok rentan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi kunjungan fasilitas, termasuk ruang kelas, laboratorium, serta unit pendukung pembelajaran lainnya. Hal ini memberikan gambaran langsung kepada peserta studi banding mengenai lingkungan akademik dan sarana pendukung yang dimiliki program studi.

 

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara IPDN dan Program Studi Demografi dan Pencatatan Sipil Universitas Sebelas Maret, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kependudukan dan pencatatan sipil, guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan berbasis data.

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait

Berita Terbaru